Jakarta, Freshuinjkt.com – Fatahillah Researchers for Science and Humanity (FRESH) UIN Jakarta bersama Tim Kemahasiswaan dan Alumni UIN Jakarta menyelenggarakan rapat pertimbangan perubahan status FRESH menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di ruang rapat Sidang Utama Rektorat Lantai 2, pada Selasa (26/5/2026).
Rapat ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta Prof. Ali Munhanif M.A., Ph.D., Pembina FRESH UIN Jakarta Prof. dr. Flori Ratna Sari Ph.D dan Fajar Ariyanti, S.K.M, M.Kes, Ph.D, pengurus FRESH UIN Jakarta periode 2026 yang dipimpin oleh Ketua Umum Mustika Pertiwi, serta para panelis yang merupakan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama dari beberapa fakultas yang ada di UIN Jakarta. Agenda ini merupakan tonggak bersejarah yang meresmikan peningkatan status FRESH dari Lembaga Otonom (LO) menjadi UKM Riset di bawah naungan UIN Jakarta.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta, Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., menyampaikan pandangannya mengenai peran strategis FRESH UIN Jakarta dalam pengembangan riset dan akademik mahasiswa.
“FRESH merupakan lembaga semi otonom yang secara khusus menjadi wadah penguatan kapasitas akademik dan aktivitas kemahasiswaan berbasis penelitian. Keberadaan FRESH penting dalam menjawab perkembangan tuntutan kinerja kemahasiswaan di tengah arus kompetisi akademik yang semakin berkembang, termasuk dalam lingkup perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama,” ujar Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D.
Selain itu, ia berharap FRESH UIN Jakarta mampu merespons berbagai isu kontemporer melalui kegiatan penelitian serta menjadi ruang pengembangan kompetensi mahasiswa yang bersifat lintas program studi dan fakultas, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman dan penguatan kapasitas yang lebih luas di luar pembelajaran di kelas.
Prof. dr. Flori Ratna Sari, Ph.D. selaku Pembina FRESH UIN Jakarta turut menyampaikan pandangannya mengenai perjalanan, semangat riset, serta urgensi peningkatan status FRESH dalam penguatan ekosistem penelitian mahasiswa di UIN Jakarta.
“Sejak berdiri pada tahun 2015, anggota FRESH UIN Jakarta senantiasa memiliki semangat riset yang kuat serta terus memperluas jejaring kolaboratif. Bagi anggota FRESH UIN Jakarta, penelitian telah menjadi bagian dari kehidupan anggota, bukan sekadar aktivitas akademik biasa. FRESH adalah bahan bakar utama UIN Jakarta dalam bidang riset. Oleh karena itu, peningkatan status FRESH sebagai tonggak sejarah baru diharapkan menjadi awal terbentuknya ekosistem riset mahasiswa yang lebih baik di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” jelas Prof. dr. Flori Ratna Sari, Ph.D.
Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan FRESH UIN Jakarta yang dipaparkan oleh Ketua Umum FRESH UIN Jakarta periode 2026, Mustika Pertiwi. Pada sesi tersebut disampaikan profil organisasi, perjalanan FRESH selama 11 tahun, capaian prestasi, serta fokus pengembangan di bidang riset dan kepenulisan. Selanjutnya, dilakukan pemaparan naskah akademik sebagai dasar pengajuan peningkatan status FRESH menjadi UKM Riset di lingkungan UIN Jakarta.
Ketua Umum FRESH UIN Jakarta, Mustika Pertiwi, membuka sesi pemaparan dengan memperkenalkan FRESH UIN Jakarta sebagai organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang keilmuan, riset, dan kepenulisan.
“FRESH berdiri sejak 12 September 2015 dan berstatus sebagai LO di bawah Kemahasiswaan UIN Jakarta sejak tahun 2022. Dalam perjalanan selama 11 tahun tersebut, FRESH menunjukkan perkembangan yang signifikan melalui berbagai capaian dan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Sehubungan dengan hal tersebut, peningkatan status FRESH menjadi UKM Riset dipandang sebagai langkah strategis dalam mendukung visi UIN Jakarta menuju Excellent Research University,” ungkap Mustika Pertiwi.
Selain itu, Wakil Ketua FRESH UIN Jakarta, Sintia Devi Rahmawati turut menambahkan bahwa FRESH telah menjalankan enam program unggulan yang saling terintegrasi untuk membangun ekosistem riset mahasiswa, diantaranya:
- Klinik Riset yang merupakan wadah pembelajaran riset dan kepenulisan bagi anggota FRESH. Program ini terbagi menjadi tiga tingkatan yaitu Basic, Intermediate dan Advance dengan fokus pembelajaran yang berbeda di setiap tingkatan.
- FIC (FRESH Internal Competition), yaitu kompetisi internal bagi anggota FRESH sebagai ajang penerapan hasil Klinik Riset sekaligus seleksi delegasi perlombaan eksternal.
- FRESH Competition, yaitu fasilitas pendampingan dan mentoring bagi anggota yang ingin mengikuti perlombaan Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat nasional dan internasional.
- FRESHAksi, yaitu workshop kepenulisan terbuka untuk umum guna menyebarkan semangat dan keterampilan riset kepada khalayak.
- FRESHer, yaitu publikasi artikel populer rutin setiap minggu yang diunggah di website FRESH UIN Jakarta (freshuinjkt.com) sebagai media literasi publik.
- MPC (Moslem Prophetic Camp), yaitu program regenerasi anggota FRESH untuk menjaring dan mencetak anggota baru yang memiliki minat dan spirit riset tinggi.
Dalam kurun waktu lima tahun terakhir FRESH memiliki rekam jejak prestasi di skala nasional maupun internasional, yaitu:
- Mengikuti 9 Conference Internasional, 4 diantaranya meraih Juara Lomba KTI Internasional.
- Meraih sebanyak 137 prestasi dalam perlombaan nasional.
- Mencetak 165 Penerima Student Achievement Award (SAA) UIN Jakarta di berbagai kategori.
- Mencetak alumni yang meraih awardee beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
- Mencetak 16 buku antologi.
- Menerbitkan 134 Publikasi Artikel Jurnal.
- Juara tiga UKM Awards dalam SAA UIN Jakarta Tahun 2025.
Tak hanya itu, FRESH juga telah menetapkan Rencana Strategis (Renstra) dalam lima tahun ke depan yang selaras dengan Renstra UIN Jakarta 2020–2024. Yaitu: bertransformasi secara resmi menjadi UKM Riset, berpartisipasi aktif dalam perlombaan nasional dan internasional, menerbitkan artikel jurnal berstandar SINTA dan SCOPUS, melakukan kunjungan dan kolaborasi riset bersama lembaga riset terkemuka seperti Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), melakukan study banding dan kolaborasi bersama UKM Riset UIN se-Indonesia, menyelenggarakan seminar berskala nasional dan konferensi berskala internasional, serta menyelenggarakan lomba eksternal berskala nasional.
Guna mencapai renstra tersebut, maka penting untuk meningkatkan status LO FRESH menjadi UKM. Mengingat berdasarkan data di lapangan, tingkat kesenjangan mahasiswa dalam prestasi akademik ilmiah, kolaborasi riset, maupun publikasi artikel ilmiah masih cukup besar. Selain itu, UIN Jakarta sebagai sebuah universitas perlu meningkatkan indeks dalam hal publikasi agar mampu bersaing sebagai research university berskala global. FRESH berkomitmen untuk terus menyebarkan budaya riset di kalangan mahasiswa yang tentu dalam perjalannya akan melakukan kolaborasi dengan para dosen guna meningkatkan kontribusi riset universitas.

Setelah menyampaikan pemaparan, para panelis memberikan tanggapan terkait pengajuan peningkatan status FRESH menjadi UKM. Secara umum, para panelis menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap FRESH. Wakil Dekan (Wadek) 3 Fakultas Ushuluddin (FU) Dr. Aktobi Ghozali, M.A. memuji prestasi FRESH yang dinilai spektakuler. Wadek 3 Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) Dr. Muhtadi, M.Si mengapresiasi capaian publikasi internasional terindeks Scopus dan mendukung penuh formalisasi FRESH menjadi UKM agar ekosistem riset dapat dirasakan seluruh mahasiswa. Wadek 3 Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) Dr. Fatihunnada, Lc, M.A. cukup menyayangkan keterlambatan peningkatan status FRESH menjadi UKM, mengingat rekam jejak FRESH yang produktif dan berdampak nyata bagi universitas maupun fakultas. Wadek 3 Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Khadijah Hulliyah, M.Si, Ph.D berharap FRESH meninggalkan legasi riset unggulan UIN Jakarta, khususnya di bidang transformasi digital dan teknologi. Wadek 3 Fakultas Kedokteran (FK) Dr. Endah Wulandari, S.Si. M. Biomed. mengusulkan FRESH mendorong ajang “Mahasiswa Berprestasi (Mapres)” berskala nasional di bawah Kementerian Agama, serta menekankan pentingnya etika penelitian dan pengolahan data, serta mendorong perluasan promosi FRESH ke Fakultas Kedokteran dan UIN lainnya.
Berdasarkan seluruh rangkaian paparan, sambutan, dan tanggapan panelis, rapat ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan sebagai berikut:
- Penetapan Status sebagai UKM. FRESH UIN Jakarta secara resmi ditingkatkan statusnya dari LO menjadi UKM Riset UIN Jakarta.
- Penguatan Etika Penelitian. FRESH diarahkan untuk mengintegrasikan edukasi etika penelitian, khususnya terkait pengelolaan data ke dalam kurikulum Klinik Riset.
- Perluasan Jangkauan. FRESH didorong untuk memperluas promosi dan keanggotaan ke seluruh Fakultas, serta menjadi model bagi UKM Riset di UIN se-Indonesia.
- Agenda Nasional dan Internasional. FRESH ditugaskan mempersiapkan seminar nasional dan konferensi internasional sebagai kontribusi terhadap ekosistem riset UIN Jakarta.
Adapun di luar poin kesepakatan yang telah disusun, terdapat tiga bentuk dukungan yang diajukan kepada pihak kampus sebagai bentuk penguatan keberlanjutan dan pengembangan FRESH UIN Jakarta. Pertama, dukungan legalitas formal melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Rektor UIN Jakarta sebagai dasar hukum status UKM, sehingga FRESH memiliki legitimasi administratif serta membuka peluang kerja sama dengan pihak eksternal. Kedua, dukungan anggaran yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan delegasi perlombaan, publikasi riset, dan berbagai program akademik yang akan diproses sesuai prosedur yang berlaku. Ketiga, dukungan fasilitas riset berupa akses terhadap ruang belajar, perangkat atau tools penelitian, serta fasilitas penunjang lainnya guna mendukung aktivitas penelitian dan pengembangan kegiatan FRESH UIN Jakarta.
Rapat ini menekankan pentingnya kehadiran FRESH sebagai UKM Riset sebagai upaya mengatasi kesenjangan riset yang ada di kalangan mahasiswa saat ini, FRESH yakin dapat berperan sebagai motor penggerak literasi ilmiah mahasiswa. Rapat ditutup dengan harapan besar agar UKM FRESH menjadi inkubator talenta riset bagi seluruh civitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sesuai Naskah Akademik, pembentukan UKM ini bukan sekadar menambah organisasi baru, melainkan langkah nyata untuk menutup kesenjangan kinerja riset dan mengakselerasi visi UIN Jakarta sebagai World Class Research University.







1 thought on “Rapat Pertimbangan Perubahan Status Lembaga Otonom (LO) FRESH menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta”
Adalah benar, ini baru permulaan.