Di Balik Capaian SDGS Indonesia: Ketika Akses Kesehatan Masih Belum Merata

Sumber: Pinterest.com

Sehat dapat menjadi kata singkat namun penuh makna, hal ini lantaran kesehatan adalah faktor paling penting yang mempengaruhi kehidupan manusia. World Health Organization mendefinisikan kesehatan sebagai kondisi dimana fisik, mental dan sosial seseorang mencapai tahap sejahtera. Namun, dalam upaya pemenuhan Sustainable   Development   Goals   (SDGs), khususnya  Tujuan  ke-3  yaitu Good  Health  and  Well-being, yang berfokus pada kondisi kehidupan sehat dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Sebagai negara kepulauan dengan jumlah penduduk terbanyak ke 3 di dunia maka kesehatan haruslah menjadi prioritas bangsa Indonesia. 

 

Salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan SDGs poin 3 ini terletak pada ketimpangan akses terhadap layanan kesehatan di seluruh daerah Indonesia. Seperti kesenjangan yang dirasakan anak-anak jalanan, berdasarkan data Kementerian Sosial tahun 2023 terdapat 16.000 anak jalanan di berbagai kota besar di Indonesia yang memiliki masalah kesehatan seperti gizi buruk, rendahnya kesadaran akan kondisi kesehatan dan pola hidup yang tidak sehat. 

 

Hal ini menjadi kontra dengan pernyataan Manajer Pilar Pembangunan Ekonomi Sekretariat SDGs kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional RI yang dikutip dari situs Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (Panrb) yang mengutarakan bahwa “Indonesia merupakan negara dengan pencapaian SDGs tertinggi di antara negara-negara berpenghasilan menengah”. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa secara umum Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam berbagai indikator pembangunan berkelanjutan. Namun, capaian tersebut masih perlu diimbangi dengan upaya yang lebih konkret untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan tersebut secara merata.

 

Faktor sosial dan ekonomi turut melengkapi permasalahan ini. Akses fasilitas kesehatan yang sulit, minimnya edukasi terhadap masyarakat, kemiskinan struktural dan rendahnya tingkat pendidikan menjadi faktor utama yang mengakibatkan buruknya kondisi kesehatan mereka. Anak-anak jalanan termasuk dalam kelompok rentan lantaran tidak hanya terbatasnya akses tapi juga mereka hidup dalam lingkungan yang tidak higienis, sanitasi yang buruk, minim akses terhadap makanan bergizi dan lain sebagainya. Hal ini tentu menjadi pengiring berbagai potensi kesehatan yang buruk di masa yang akan datang. 

 

Indonesia tak diam, tentu banyak program-program kesehatan yang kemudian diluncurkan untuk mengatasi persoalan tersebut. Namun, keberhasilan program-program tersebut juga masih patut dipertanyakan. Seperti program jaminan kesehatan nasional yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia agar layanan kesehatan dapat lebih mudah, terjangkau dan merata. Selain itu kampanye hidup sehat juga selalu digaungkan oleh pemerintah. 

 

Pada dasarnya diperlukan komitmen dan kolaborasi bersama untuk menyelesaikan masalah kesehatan ini guna mewujudkan SDGs poin 3 dengan tujuan Good  Health  and  Well-being dapat tercapai dengan inklusif dan merata. Karena dengan Dengan adanya kerja sama yang kuat antara berbagai pihak, diharapkan tujuan SDGs khususnya pada poin ke-3 dapat tercapai secara lebih inklusif dan merata. Kesehatan bukan hanya menjadi indikator kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, memastikan bahwa setiap individu, termasuk kelompok rentan seperti anak jalanan, memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang layak merupakan langkah penting menuju Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.

Tangerang, 14 Maret 2026.

 

Referensi

Artikel jurnal. (2023). Permasalahan kesehatan masyarakat dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Diakses dari https://e-journal.lp3kamandanu.com/index.php/nuras/article/view/999/897

Artikel jurnal. (2024). Pembangunan kesehatan dan implementasi SDGs di Indonesia. Diakses dari https://jurnal.univrab.ac.id/index.php/jdp/article/view/6862/2924

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2023). Indonesia capai 62,5 persen target SDGs 2030 tertinggi di Asia. Diakses dari https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/berita-daerah/indonesia-capai-62-5-persen-target-sdgs-2030-tertinggi-di-asia

United Nations. (n.d.). Health and Population. Diakses dari https://sdgs.un.org/topics/health-and-population

United Nations. (n.d.). Sustainable Development Goal 3: Good Health and Well-Being. Diakses dari https://sdgs.un.org/goals/goal3

World Health Organization. (2020). Basic Documents (49th ed.). Geneva: World Health Organization. 

Berita Terbaru

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *